Penjara Yang Serba Wah di Belanda

Pemerintah di Indonesia menyediakan biaya makan dan pembinaan Napi per hari hanya Rp 32.000,-

Sedangkan di Belanda mereka menyediakan dana Euro 250,00 per Napi setara Rp 4,25 juta per hari.

Dengan uang sebesar itu Anda bisa tinggal di Hotel Bintang Lima Aryaduta selama lima hari termasuk makan 3 kali sehari.

Menu makanan di lapas Belanda tidak kalah seperti di Hotel antara lain setiap Napi dapat memilih menu makanan, antara menu Halal, Vegan atau Menu biasa yg terdiri dari kentang / nasi berikut sayuran dengan daging 150 gram dan lengkap dengan desert berupa buah-buahan, terkadang ice cream ataupun apple pie.

Setiap sel hanya di isi oleh seorang napi saja (single room), lengkap dengan kamar mandi terpisah dalam sel tersebut.

Setiap sel dilengkapi dengan TV flatscreen, telpon dan komputer.

Perlengkapan standard lainnya dalam sel tersebut adalah kulkas, alat masak air untuk kopi/teh termasuk alat masak Magnetron Microwave.

Seminggu 3 x mereka diperkenankan olahraga. Jenis olahraga yg ditawarkan adalah
Ruang Gym/Fitness lengkap dengan trainer, sepak bola, volley, badminton, bahkan squas.

Disamping itu setiap hari mereka boleh main ping pong atau main biliar (bola sodok).

Di setiap lapas disediakan perpustakaan maupun ruang belajar misalnya bagi mereka
yang belajar bahasa asing, begitu juga ruang ibadah lengkap dengan Ustadz ataupun Pendeta/Pastor.

Kelamaan tinggal di lapas pasti akan merasa bosan dengan sendirinya, oleh sebab itu setiap Napi berhak mendapatkan cuti akhir pekan keluar dari lapas setiap dua bulan sekali.

Sedangkan bagi napi yang sudah berkeluarga disediakan Ruang khusus untuk melakukan hubungan intim saat dapat kunjungan keluarga.

Disamping itu napi diperbolehkan, memelihara ayam, ikan, maupun burung ataupun menanam sayuran tanpa didampingi oleh petugas.

Anehnya walaupun sudah disediakan service yang super istimewa, lapas di Belanda itu kosong melompong hampir tidak ada penghuninya! Maklum Belanda merupakan negara dengan tingkat kriminalitas paling rendah di dunia.

Saat ini Belanda hanya ada 53 napi per 100.000 penduduk, dan sebagai perbandingan 670 napi per 100.000 di Amerika Serikat. Maka tidaklah heran apabila sejak tahun 2013
Belanda sudah menutup 28 penjaranya.

Belanda juga adalah satu-satunya negara di dunia yang MENG-IMPORT NAPI dari negara Belgia ataupun Norwegia agar penjaranya tidak terbengkalai.

Mungkin tidak lama lagi Belanda akan menjadi sebuah negara tanpa ada pelaku kejahatan lagi, bahkan penjarapun akan ditiadakan sama sekali karena semua kebutuhan hidup warganya sudah terpenuhi tanpa perkecualian !