Pengungsi itu *MUSUH* Isis

Dengan adanya kejadian teror berdarah di Paris. Banyak orang yang mempertanyakan JANGAN-JANGAN para Pengunsi inilah biangnya dari Terorris!

Namum perlu diketahui bahwa PENGUNGSI ITU SEBENARNYA ADALAH *MUSUH* ISIS!

Mang Ucup berani memberikan Statement ini, karena saya sudah cukup lama bergaul dengan para Pengungsi.

Pengungsi itu MUSUH ISIS, bahkan mereka DENDAM terhadap ISIS. Bahkan mereka sangat TAKUT sekali kepada ISIS, karena ISIS itu MUSUH MEREKA. Kenapa?

  • Kampung halaman mereka telah dibumi-ratakan oleh ISIS
  • Rumah tempat tinggal mereka telah dibakar oleh ISIS
  • Sanak keluarga mereka telah dibunuh oleh ISIS
  • Rumah Ibadah mereka telah dibakar oleh ISIS
  • Sedunia heboh karena sekitar 150 warga Perancis dibunuh oleh ISIS
  • Tapi tidak pernah ada yang menanyakan berapa RIBU PENGUNGSI yang telah DIBUNUH OLEH ISIS – WHO CARE??

Kalau mereka bersahabat dengan ISIS kenapa mereka harus pergi meninggalkan kampung halamannya sebagai PENGUNGSI.

Pembayaran yang mereka harus bayar sebagai PENGUNGSI itu sangat BESAR DAN TINGGI SEKALI, karena mereka harus:

  • Meninggalkan kampung halaman sendiri & NEVER COMEBACK
  • Meninggalkan sanak keluarganya
  • Mempertaruhan hidup dan keselamatan diri; maupun sanak keluarganya
  • Berapa ribu Penungsi yang telah mati dalam perjalanan karena tenggelam di laut ataupun sakit dalam perjalanan yang mereka harus tempuh
  • Mereka harus berjalan kaki RIBUAN KM tanpa adanya pakaian, sepatu yang layak maupun uang yang mereka miliki
  • Berapa banyak PENGUNGSI yang telah DIBUNUH oleh ISIS, karena ketahuan mau minggat jadi PENGUNGSI
  • Perjalanan jadi pengungsi itu bukan hanya perjalanan PENUH DURI melainkan PENUH BAHAYA Jadi beda dengan perjalanan hanya dari Sidoarjo ke Jakarta
  • Menempuh perjalanan BERBULAN-BULAN dengan jalan kaki bahkan terkadang harus menggendong anak mereka yang masih kecil
  • Apakah Anda tahu berapa ribu anak sudah meninggal dunia dalam perjalanan ke Eropa, karena sakit dan tidak kuat lagi?

Apabila mereka itu TERORIS anggota ISIS

  • kenapa harus menunggu berbulan-bulan dahulu, sehingga baru tiba di Eropa.
  • bisakan mereka membawa senjata selama berbulan-bulan sambil jalan kaki dan melalui penjagaan yang ketat di berbagai perbatasan negara
  • jangankan bawa senjata pakaian pun mereka tidak miliki,
  • mereka tiba di Eropa hanya dengan pakaian yang melekat di badan
  • SEPATU pun tidak mereka miliki. Di musim dingin kala suhu sudah di bawah NOL derajat C. Mereka jalan pakai SENDAL JEPIT yang sudah rusak. Ataupun sepatu yang sudah banyak bolongnya dan pakaian di badan hanya sekedar T-Shirt saja tanpa jacket ataupun baju penghangat lainnya
  • Lebih dari 70% setibanya mereka di tempat tujuan dalam keadaan lemah dan sakit
  • Pernyataan bahwa pengungsi itu adalah sahabat ISIS merupakan pernyataan yang menurut hemat saya semakin melukai mereka.
  • Mereka sudah menjadi korban ISIS masih dituduh sebagai sahabat ISIS.Mereka ibarat sudah jatuh berguling-guling di jurang yang dalam, masih ketindisan batu-batu yang runtuh dari tebing jurang.

KEJADIAN MENGHARUKAN TAPI NYATA

Kemarin saya berkujung ke tempat para Pengungsi. Mereka telah berusaha untuk mengumpulkan uang untuk disumbangkan kepada para korban di Paris. Padahal uang itu adalah uang untuk biaya makan mereka sehari-hari. Mereka ikhlas dang dengan rasa sukacita mengurangi jatah makan mereka hanya untuk disumbangkan kepada para korban di Paris.

Dalam kedukaan dan rasa kemanusiaan yang mendalam, mereka justru ikut peduli dan prihatin dengan para korban kekerasan di Paris. Mereka masih mau berbagi dari kekurangan mereka sendiri, meski mereka sendiri hidup dari belas kasihan orang lain.

Dalam penderitaan mereka justru terpanggil untuk solider dengan situasi orang lain, karena mereka mengerti, menghayati dan menjalankan apa artinya penderitaan, apa artinya kehilangan. Situasi yang mereka alami, telah mendorong mereka untuk senantiasa peka dan membuka hatinya pada situasi dan keadaan sesama

Dalam postingan yang lalu saya menulis mengenai kata JANGAN-JANGAN, kata ini merupakan RACUN yang menebar KEBENCIAN maupun HASUTAN yang tidak benar! Karena dengan kata-kata itu kita justru menghukum dan menghakimi para pengungsi.

Kita harus mengutuk keras tindakan teror yang telah merenggut ratusan nyawa tak berdosa. Apapun tujuan politik kelompok ini, kita mesti tetap mengutuk perbuatan mereka yang di luar perikemanusiaan.

Tak lupa kita mendoakan para korban yang meninggal agar mereka dapat beristirahat dalam keabadian.

Silahkan Anda renungkan sendiri apa yang saya tulis di atas ini.

Bagi Mang Ucup pribadi I LOVE PENGUNGSI FULLABIS untuk mereka saya bersedia bahkan mau mengorbankan kesehatan saya sendiri untuk membantu mereka.

Apakah salah? Mohon PETROMAK nya!
Mang Ucup