 |
If you want to discover new oceans you must first have the courage to leave shore
-- Winston Churchill |
|
 |
 |
We have 6 guests and 0 members online
You are an anonymous user. You can register for free by clicking here
|
|
 |
|
 |
Posted by: mangucup on Friday, November 27, 2009 - 03:46 AM
|
 |
 |
|
Banyak orang percaya, bahwa melalui baptisan kita akan menjadi putih bersih seperti salju tanpa noda. Seperti juga habis dibilas dengan sabun Rinso, jadi wajarlah kalau dibilas harus banyak airnya. Disamping itu mana bisa disamakan cuci muka baca diciprat sama seperti mandi, jelas melalui mandi kita akan menjadi jauh lebih bersih.
Aliran celupis baca Baptis pertama kali didirikan pada tahun 1609 di Amsterdam - Belanda. Kaum Celupis percaya bahwa baptis celup itu satu-satunya cara baptis yang alkitabiah, selain dari itu dianggap cacad alias kagak komplit. Jadi walaupun sudah dibaptis percik kudu dan wajib dibaptis ulang. Alasan kaum celupis sebagai berikut:
Kata Baptis itu sendiri diserap dari bahasa Yunani Baptizo/Bapto yang berarti selam atau celup. Hanya perlu diketahui bahwa kata "baptisan" di dalam Alkitab digunakan untuk merujuk kepada "pembersihan" atau "penyucian" atau "pembasuhan". Di dalam seluruh Alkitab kata ini tidak pernah berarti untuk diselam atau dicelup.
Yohanes pembaptis maupun para rasul melakukan baptis celup: baca tuh:
Matius 3:16; Markus 1:10 Sesudah dibaptis, Yesus segera KELUAR dari air …
Kisah 8:39 Dan setelah mereka KELUAR dari air,
Berdasarkan ayat-ayat tersebut diatas bukti jelas bahwa Yohanes maupun para Rasul melakukan baptis celup, masalahnya mustahil Tuhan Yesus maupun sida-sida KELUAR dari air, kalau tidak dicelup terlebih dahulu.
Teori ini bisa dipatahkan, sebab ungkapan "turun ke dalam air" atau "keluar dari air" (Mat. 3:16, Kis. 8:38-39) tidak selalu berarti, bahwa mereka melakukan upacara baptis air secara selam. Bila airnya hanya ada sampai sebatas mata kaki atau lutut kita juga bisa menggunakan ungkapan "keluar dari air" maupun "turun ke dalam air".
Kisah 16:33 Pada tengah malam itu juga, kepala penjara itu membawa mereka lalu membersihkan luka-luka mereka. Maka ia dan semua orang yang di rumahnya langsung dibaptis.
Perlu diketahui, bahwa baptisan tersebut diatas tidak mungkin bisa dilakukan dengan cara baptisan celup, karena dipenjara tidak ada sungai ataupun kolam.
Hal lain yang mendukung baptisan percik adalah penekanan arti kata baptisan yang berarti simbol penyucian / purification. Dalam Alkitab kata purification selalu disimbolkan dengan percikan bukannya dicelup. Dalam terjemahan bahasa Inggris NIV mereka selalu menggunakan kata sprinkled atau memercikan. Lihat Kel. 24:8; Kel 29 :16,21; Im 7:14 hanya sayangnya dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai disiram bukannya di percik.
Kesimpulannya baptisan tidak bisa disamakan seperti mandi dengan sabun Rinso yang bisa membilas bersih seluruh dosa-dosa Anda. Air yang digunakan untuk membaptis bukanlah air ajimat yang memiliki kekuatan gaib untuk mencuci dosa. Baptis tidak menyelamatkan, yang menyelamatkan adalah PERCAYA (Iman dan Hidup suci), orang yang dibaptis, itu berarti walaupun telah dibaptis namun bila orang tersebut TIDAK percaya (Iman dan Hidup suci), maka dia tidak akan selamat karena tidak mememuhi SYARAT yang ditentukan oleh Allah.
Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -- maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah -- oleh kebangkitan Yesus Kristus, I Petrus 3:21
Menurut pendapat mang Ucup entah itu baptis percik ataupun celup sama baiknya. Oleh sebab itu, apabila Anda sudah dibaptis dengan baptisan percik, janganlah mau percaya kepada mereka yang mengharuskan Anda untuk dibaptis ulang. Satu kali dibaptis ini cukup dan berlaku untuk seumur hidup. Baptisan ulang itu bukannya sekedar bodor saja, tetapi juga melecehkan atau menghujat baptisan pertama Anda, dimana Anda telah dibaptis atas nama Allah Bapa, Allah Putera dan Roh Kudus
Mang Ucup
Email: mang.ucup<at>gmail.com
Homepage: www.mangucup.org |
|
 |
 |
|
 |
| |
|
| Diciprat itu bukannya Mandi Lho! | Login/Create an account | 5 Comments |
|
| | Comments are owned by the poster. We aren't responsible for their content. |
|
|